Kasamawati Meregang Nyawa Usai Digigit Lehernya oleh Sang Suami

Posted on 04 September 2019 14:51 | Oleh Teropong | Viewer 1223

KENDARI, (TEROPONGSULTRA) - Nasip malang dialami oleh Kasmawati (37) seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka.

Kasmawati meregang nyawa setelah dianiaya oleh suaminya sendiri Jumardin (43) pada Selasa 2 September 2019 lalu.

Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Harry Goldenthardt mengatakan, korban Kasmawati mengalami penganiayaan oleh suaminya dengan terdapat bekas gigitan pada leher korban.

Pengganti AKBP Sunarto ini menjelaskan, sebelum peristiwa naas itu terjadi, pelaku sempat meminta korban untuk mengikatnya di dalam rumah.

Alasannya, karena pelaku kerap merasa ketakutan ketika dirinya melihat orang banyak. Kemudian pelaku kembali memerintahkan korban untuk menutup pintu rumah.

"Tidak lama setelah semua permintaan pelaku dipenuhi, anak korban mendengar suara teriakan dari dalam rumah. Mendengar teriakan itu, sang anak langsung mendatangi sumber suara dan melihat korban (ibunya) telah ditindih oleh pelaku," jelas AKBP Harry, Rabu (04/09/2019).

Melihat kejadian itu, dengan darah yang keluar dari leher korban, sang anak kemudian keluar dari dalam rumah dan teriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Sementara pelaku yang mendengar teriakan dari sang anak yang meminta pertolongan warga, langsung keluar rumah dan melarikan diri.

"Akibat kejadian tersebut, korban Kasmawati mengalami luka pada leher dan luka memar pada bagian wajah. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Wundulako untuk mendapatkan perawatan medis namun korban tidak bisa lagi tertolong dan meninggal dunia," tutupnya. (N_RZ)

 

Tags :