Kornas Jokowi Tekankan Bareskrim Harus Serius Tangani Kasus Pertambangan di Sultra

Posted on 14 May 2020 15:34 | Oleh Teropongsultra | Viewer 828

Kornas Jokowi Tekankan Bareskrim Harus Serius Tangani Kasus Pertambangan  di Sultra

KENDARI - (TEROPONGSULTRA) Kasus pelanggaran hukum di industri pertambangan Sulawesi Tenggara bukan lagi hal baru, namun akhir - akhir ini semakin sering di temui. Dan tidak main - main kasus - kasus tersebut langsung di tangani oleh tim Bareskrim Mabes Polri.

Terakhir ini adalah kasus ilegal mining yang di lakukan oleh PT. Bososi Pratama dan 7 Perusahaan lainnya yang telah dilakukan police line beberapa waktu lalu.

Hai ini mendapatkan sorotan tajam dari berbagai elemen organisasi maupun masyarakat. Terbaru datang dari Ketua DPP Kornas Jokowi, Muh. Agus Safar.

Menurutnya, Bareskrim Polri harus tegas dalam menegakkan hukum kepada perusahaan tambang yang melakukan ilegal mining.

"Hanya saja kalau sudah menyangkut bisnis pertambangan, kegarangan Bareskrim Mabes Polri tidak berlaku di Sulawesi Tenggara" ujarnya, kepada awak media, Kamis (14/5/2020)

Pernyataan itu didasari beberapa kasus sebelumnya yang di tangani langsung pula oleh mabes polri terkesan menguap tanpa tersangka. Sebut saja kasus salah satunya PT. OSS, dimana Bareskrim juga menyita ratusan alat berat perusahaan.

"Sekarang begaimana itu kasus? Dimana barang bukti kejahatan itu di amankan? Berhentikah operasinya? Bareskrim terkesan mandul" Agus menambahkan.

Keberadaan Tim bareskrim di Sultra selama hampir satu bulan dalam urusan ilegal mining di Konawe Utara juga belum menampakkan titik terang, bahkan pekan lalu diwartakan bahwa Direktur PT. Bososi bersama Tim Mabes Polri menumpangi Jet Pribadi ke Bumi Anoa.


"Olehnya itu kami relawan Jokowi yang tergabung di Kornas meminta Bareskrim bekerja dengan deadline dan terukur, jika tidak silahkan angkat kaki dan kembali ke jakarta," tutupnya.


Laporan: (TIM/jeck)

Tags :