Demo Tolak Taksi Grab Berbuntut Pengeroyokan

Posted on 29 November 2017 10:31 | Oleh Teropong | Viewer 1791

Kendari,Teropongsultra- Aksi penolakan terhadap pengoperasian Taksi Online Grab terus berlanjut. Gelombang protes yang sebelumnya mengalir alot di dalam ruang musyawarah bersama Dinas Perhubungan Sultra beberapa waktu lalu, kali ini meledak dalam aksi demonstrasi alun-alun eks MTQ Kendari.

Saat aksi demo berlangsung, seorang pengemudi Grab bahkan menjadi sasaran amuk massa. Beruntung insiden tidak berlangsung lama. Sopir Grab yang pada saat yang sama berada lokasi insiden itu, diamankan oleh aparat kepolisian bersama seorang rekannya.

"Pemerintah sudah menghentikan sementara pengoperasian Grab ini, tapi kenapa mereka masih melayani penumpang?!" teriak salah seorang sopir taksi konvensional.

Kemarahan massa aksi ini diduga karena tindakan Supir Grab yang melanggar kesepakatan antara kedua pihak. Supir Grab dianggap mengabaikan seruan pemberhentian pengoperasian Grab sementara yang sebelumnya telah disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra, Hado Hasina.

"Brand Grab memang sudah berlaku secara nasional izinnua, tapi untuk supir Grab Kendari, mereka memang belum punya izin. Untuk itu, mereka harus menggenapkan 5 orang yang beroperasi dibawah vendornya baru mengajukan izin," kata Hado Hasina saat ditemui beberapa waktu lalu.

 

Tags :