Program Cetak Sawah dari Pemerintah bersama TNI AD, Tingkatkan Perekonomian Warga

Posted on 18 September 2019 16:24 | Oleh Teropong | Viewer 1273

KENDARI, (TEROPONGSULTRA) - Komandan Kodim 1417/Kendari, Kolonel. Kav Hendi Suhendi meninjau langsung lokasi cetak sawah di lima titik di wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Dalam peninjauan cetak sawah tersebut Dandim Kendaru didampingi oleh Danramil 1417-05/Tinanggea, Kapten Inf Efendi dan jajarannya serta Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Konsel, Wayan Dharma.

Dalam keterangan persnya, Dandim mengatakan pengecekan langsung lokasi cetak sawah tersebut dilakukan untuk menvalidkan dan mensinkronkan data yang ada dengan di lapangan.

Selain itu, pengecekan lokasi cetak sawah di wilayah binaan Kodim Kendari itu juga sekaligus kunjungan kerja Dandim Kendari ke Koramil jajaran.

"Lokasi cetak sawah di Lambuya dan Unaaha sudah kami tinjau sabtu kemarin. Kali ini di Konsel ada lima titik yang di tinjau dengan desa yang berbeda," ujar Dandim, Selasa (17/09/2019).

Dandim menjelaskan program cetak sawah ini merupakan program pemerintah pusat yang bekerjasama dengan TNI-AD dengan memanfaatkan lahan tidur.

Dan kelima lokasi cetak sawah di Konsel tersebut terdapat di tiga kecamatan yakni Kecamatan Lalembuu, Kecamatan Ululakara dan Kecamatan Palangga.

"Melalui program ini kita dapat membukakan lahan pekerjaan bagi masyarakat sekitar terutama para petani. Program cetak sawah ini juga nantinya akan menciptakan swasembada pangan sesuai instruksi Presiden RI, dan memantapkan ketahanan pangan," tambahnya.

Salah satu warga Kecamatan Lalembuu, Deni mengaku kehidupannya terbantu setelah adanya program cetak sawah dari pemerintah pusat yang bekerjasama TNI-AD.

"Dengan adanya program ini, lahan dan rawa yang selama ini tidak bermanfaat kini dapat dimaksimalkan dan program ini juga mengangkat perekonomiaan masyarakat khususnya petani. Dulu kami bersama warga buka lahan secara manual dan butuh proses waktu yang lama. Sekarang dengan kecanggihan teknologi, alat prosesnya jadi cepat," katanya. (N-RZ).

Tags :