Ombudsman Sultra Sebut Randi dan Yusuf Sebagai Pahlawan Demokrasi

Posted on 30 September 2019 15:13 | Oleh Teropong | Viewer 1305

KENDARI, (TEROPONGSULTRA) - Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara menilai dua mahasiswa Universitas Halu Oleo yakni Immawan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi yang gugur dalam demonstrasi di depan Kantor DPRD Sultra pada 26 September 2019 lalu sebagai pahlawan demokrasi.

"Secara kelembagaan, kami turut bersimpati dan merasakan duka mendalam nurani dan kesedihan kami bersama keluarga korban. Menurut kami, Randi dan Yusuf Kardawi adalah pahlawan demokrasi. Saya, kita semua dan bangsa ini berutang budi kepada keduanya," ujar Ketua ORI Sultra, Mastri Susilo, Senin (30/09/2019).

Mastri Susilo juga turut mendoakan agar ke dua mahasiswa dari perguruan tinggi ternama di Sultra itu agar ditempatkan di tempat yang layak oleh Allah SWT serta dihapuskan semua dosa-dosanya.

"In Sha Allah almarhun (Immawan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi) husnul khotimah," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Randi dan Yusuf bersama ribuan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi lainnya di Sultra melakukan demonstrasi menolak pengesahan UU Pertanahan, UU KPK, hingga RUU KUHP, di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Aksi yang awalnya berjalan damai itu berakhir dengan bentrok antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang mengawal jalannya aksi tersebut. Bentrok tak dapat dihindari hingga polisi menembakkan gas air mata untuk memecah masa aksi.

Namun naas bagi Randi. Ia dinyatakan tewas setelah tubuhnya tertembus peluru milik oknum aparat saat demo. Sementara Yusuf juga tewas diduga akibat hantaman benda keras di kepalanya. Sebelum tewas, Yusuf sempat mengalami kritis dalam perawatan dokter Rumah Sakit Bahteramas Sultra. (N-RZ)

Tags :