Kendari, TeropongSultra-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinasbud) Bombana tengah getol mengusulkan kurikulum Kebudayaan Muatan Lokal (Mulok) yang terintegrasi dengan ciri khas adat daerah tersebut.
Gagasan program tersebut di ungkapkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Diknasbud Bombana Abdul Rauf Abidin, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (30/11-2017).
"Untuk masyarakat Adat kami yang ada di Dusun 3 Hukaea Laea, saat ini dan umumnya secara Kabupaten sedang menyusun perencanaan program Pendidikan Kebudayaan Muatan Lokal (Mulok) demi mempertahankan ruh dari Budaya yang ada di Daerah kami," ungkap Abd Rauf.
Meski terkendala anggaran, pihaknya tidak lantas menyerah. Penguatan sektor pendidikan termasuk pembangunan fasilitas Sekolah dan pengembangan kurikulum berbasis budaya akan terus diupayakan. Sebab menurutnya, salah satu strategi untuk mempertahankan nilai budaya suatu daerah adalah dengan metode preventif dan persuasif di bangku sekolah.
"Selama ini memang terkendala dengan anggaran, namun kami tetap berkomitmen dengan rencana itu, sebagai upaya nyata mempertahankan nilai-nilai budaya yang terintegrasi di bidang Pendidikan, kemajuan bangsa juga didukung oleh SDM yang menjaga nilai luhur dan identitas budayanya," tutupnya.
Laporan: Dika
Editor: Alifiandra
Tags :
