KONAWE - (TEROPONGSULTRA) Dua elemen di kabupaten konawe yakni Konsorsium ALSURAT dan LSM LIRA KONAWE turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemda kabupaten konawe terkait persoalan penggunaan dana Alokasi khusus Dinas kesehatan konawe selasa 10/3/2020
Massa menilai, penggunaan dana DAK di beberapa pekerjaan fisik hingga saat ini, belum terselesaikan seperti, pembangunan gedung puskesmas Asinua, puskesmas Soropia dan puskesmas Lalonggasumeeto.
Dalam orasinya, Hendryawan oceng selaku Ketua ALSURAT Sultra mengatakan Penggunaan Dana DAK di Dinas kesehatan yakni DAK reguler, DAK Afirmasi dan DAK Non fisik tahun 2019 terkesan tidak Jelas peruntukannya.
Dari 106 miliar anggaran yang masuk ke dinas kesehatan kabupaten konawe, baik itu DAK non fisik sebanyak 38 M .maupun DAK fisik sebanyak 68 Miliar semua itu, harus di pertanyakan penyaluranya, " kata dia
Belum lagi dana reguler tentang kesehatan dasar dengan anggaran 9 Miliar serta dana pelayanan rujukan yang di peruntukan untuk rumah sakit kab. konawe sebesar 21 Miliar.
Untuk di ketahui Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yg di Gelontarkan untuk Pemda kab. Konawe sebesar 360 Miliar dengan pembagian dana fisik 224 Miliar dan Non fisik 136 Miliar
Sementara itu, tasman perwakilan LSM Lira Konawe dalam orasinya mengatakan dinas kesehatan kabupaten konawe kecipratan dana hingga 106 M. dengan rician DAK non fisik sebesar 38 M dan fisik sebesar 68 M.
Kendati telah mendapatkan kucuran dana yang begitu besar, namun pembangunan tigas puskesmas hingga saat ini tak kunjung tuntas.
Massa aksi juga mengancam akan mengundang pihak Aparat penegak hukum dalam hal ini KPK dan BPK-RI untuk menelusuri dan melakukan pemeriksaan khusus terkait penggunaan dana DAK tahun 2019 Dinas Kesehatan konawe
Laporan :Firman
Tags :
