Coklit Data Pemilih, Ribuan Personil KPU Bakal Kunjungi Rumah Warga di Sultra

Posted on 19 January 2018 18:51 | Oleh Teropong | Viewer 1556

Kendari, TeropongSultra.id- Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak dijadwalkan mulai 20 Januari hingga 18 Februari mendatang. Untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra membentuk 14.618 Petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Personil tersebut, masing-masing ditugaskan mengunjungi rumah warga yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota se-Sultra.

Ketua KPU Sultra, Hidayatullah, dalam rilis pers, Sabtu (20/1/2018) mengimbau agar masyarakat Sultra, atau calon wajib pilih, segera mempersiapkan dan melengkapi data kependudukan yang nantinya akan disinkronisasikan oleh personil PPDP.

"Jadi, warga kami imbau untuk bersiap-siap, karena PPDP nantinya akan berkunjung ke rumah warga secara langsung (door to door), untuk melakukan coklit data pemilih tetap (DPT) terakhir hasil sinkronisasi dengan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4)," ungkap Hidayatullah.

Dalam kegiatan coklit ini, lanjut dayat, secara teknis petugas PPDP berkunjung dari rumah, dengan membawa data pemilih hasil sinkronisasi DP4.

"Jadi nantinya akan dicocokkan, apakah benar di rumah ini ada dua orang, tiga atau lebih yang sudah masuk hak pilih, dicek tanggal lahirnya, penulisan nama, jenis kelamin, alamat rumah, dan seterusnya. Bahkan petugas PPDP juga harus mendata anggota keluarga yang sudah memiliki hak pilih tetapi belum terdata. Jadi PPDP Mencatat yang harus dicatat, dan mencoret yang harus dicoret," jelas Dayat.

Dayat berharap, agar PPDP melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan maksimal. Komunikasi yang baik antara petugas PPDP dan warga setempat menurutnya menjamin suksesnya tahapan Cokit tersebut.

"Saya berharap Pemilih telah bersiap. Jangan banyak jangannya. Misalnya, ada warga yang membatin, jangan-jangan nanti datang ke tempat saya, saya belum punya KTP elektronik, Atau jangan-jangan pas petugas datang, saya lagi pergi. Makanya perlu PPDP dan pemilih berkomunikasi kapan bisa bertemu," ujarnya.

Menyoal pemetaan pergerakan dan pelibatan dari total kekuatan 14.618 personil GSC se-Sultra, KPU Sultra, menurut Dayat, saat ini menugaskan 5 Komisioner dibantu 54 Staf Sekretariat, dengan total kekuatan personil 59 orang.

Sementara, untuk KPU di 17 Kabupaten/Kota, total personil yang disiapkan yakni sebanyak 85 orang Komisioner. Masing-masing dibantu oleh 10 orang staf sekretariat. Jadi, total kekuatan personil sebanyak 255 orang.

Untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), personil yang disiapkan yakni 1.060 orang. Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebanyak 6.792 orang. Total kekuatan personil, yakni 7.852 orang.

Semua personil, menurutnya akan bergerak dengan jumlah PPDP sebanyak 6.452 dengan mendatangi 5 (lima) rumah setiap satu orang PPDP pada tanggal 20 Januari 2018 nanti. Maka total rumah yang akan dikunjungi Coklit Serentak yakni sebanyak 32.260 rumah, atau setara dengan 4.5% dari total 714.974 jumlah Kepala Keluarga (KK). Petugas PPDP juga akan didampingi oleh 8.166 orang.

Petugas PPDP, kemudian didampingi oleh 6.792 orang PPS, 1.060 orang PPK, 85 komisioner KPU Kabupaten/Kota, dengan didukung 170 staf sekretariat, serta 5 Komisioner KPU Provinsi Sultra (Ketua dan Anggota) didukung dengan 54 staf Sekretariat (Sekretaris, Kabag, Kasubag dan jajaran staf).

Dari akurasi pemetaan keterlibatan dan penugasan personil tersebut, pria yang akrab disapa Dayat ini berharap agar Gerakan Coklit Serentak ini terealisasi berdasarkan target, dengan komitmen mendorong partisipasi aktif masyarat ataupun calon wajib pilih.

"Kami berharap Gerakan Coklit Serentak nasional ini bukan hanya bagi penyelenggara pemilu, melainkan juga pengawas pemilu dan juga pemilih untuk menyambut dan berpartisipasi aktif dengan bersiap menerima kunjungan dirumah dan menyiapkan data-data yang dibutuhkan seperti KTP elektronik atau Suket dari Disdukcapil serta Kartu Keluarga," pungkas Dayat.

 

Laporan: Dika

Editor: Alifiandra

Tags :