KENDARI - (TEROPONGSULTRA) Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Ghiri Prawijaya mengajak guru-guru Bimbingan Konseling (BK) se-kota Kendari untuk turut mendukung dan memberikan bantuan dalam pelaksanaan program P4GN di lingkungan pendidikan.
Ghiri Prawijaya mengatakan, guru BK dengan potensinya diharapkan mampu menjadi penghubung, komunikasi antar orang tua siswa, wali kelas dan siswa itu sendiri.
Menurutnya, melalui peran koordinasi aktif guru BK yang dapat menangani permasalahan siswa siswi yang berkaitan secara psikis dengan kenakalan penyimpangan disiplin dan ganguan balajar.
"Ancaman peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika saat ini semakin meningkat dan menghawatirkan, tak hanya satu elemen saja melainkan seluruhnya tanpa memandang status penggolongan strata, tingkat pendidikan dan sebagainya, " ungkapnya, Rabu (2/9/2020).
Penyalahgunaan narkotika dan prekursornya merupakan kejahatan luar biasa (Extra Ordinary Crime), yang dapat dijadikan salah satu senjata proxy war untuk melumpuhkan bangsa.
Penelitian BNN RI dan LIPI Tahun 2019, menunjukan angka prevalensi penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa pada kondisi satu tahun terakhir pakai mengalami peningkatan 1,9% (2016), menjadi 3,2% (2018) atau setara 2.297.492 .
Mengingat adanya kecenderungan pada kehidupan generasi muda ingin mencari jati diri keluar dari lingkungan yang ada, mengikuti gaya hidup kekinian dan rasa ingin mencoba, ini juga di tunjang bahwa sepertiga (81 juta jiwa) dari 255 penduduk Indonesia adalah generasi milenial.
Laporan: Erik Pandewolo
Tags :
