KENDARI - Lembaga Aliansi pemuda dan pelajar AP2 sultra yang rencananya akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan tenaga kerja asing asal cina menantang ketua Dewan perwakilan rakyat daerah prov sultra untuk ikut dalam aksi tersebut
Hal demikian disampaikan Pembina AP2 sultra Laode hasan kanzai saat di temui jumat 19/6/2020
Hasan mengatakan tantangan untuk turun aksi ini bukan tanpa alasan sebab, kata hasan beliau ARS sendiri pernah bilang akan siap memimpin demo penolakan TKA.
Dia juga menyinggung soal kebijakan Gubernur sulawesi tenggara yang terkesan plin plan dan tidak konsisten dimana pada april lalu dengan tegas Ali Mazi menolak tegas kedatangan TKA namun saat ini malah memberikan lampu hijau
"Gubernur telah membohongi masyarakat dulu menolak kedatangan mereka kok saat ini memberikan lampu hijau," ujar hasan
Hasan, bilang masyarakat sultra saat ini sedang berjibaku untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 Gubernur kok malah mengizinkan TKA Masuk inikan aneh," tukasnya
Lebih lanjut dia mengatakan Perlu saya sampaikan bahwa wabah Covid 19 ini kita ketahui dari Negeri tirai bambu asal TKA yang akan masuk di Bumi Anoa.
Untuk itu, dia kembali menegaskan akan menggelar aksi besar besaran di bandara haluoleo menolak kehadiran tenaga kerja asing.
"Saya pastikan AP2 sultra akan menggelar aksi dan kami meminta ketua dewan perwakilan rakyat daerah sultra Abdurrahman saleh siap memimpin aksi kami sebagaiamana janji dia akan turun memimpin demo penolakan TKA
Laporan :TIM
Tags :
