Kendari, teropongsultra - Memasuki Bulan Ramadha, PT. Sinar Galesong Mandiri-Main Dealer SM.Suzuki bersama Salah satu media cetak di Kendari, kembali mengadakan Suzuki Kendari Pos Safari Ramadhan Ke 13.
Kegiatan yang diadakan di Masjid Qur'an Center, Pondok Pesantren Tahsiz Baitul Qur'an Kelurahan Anggoya, Poasia, serta dibuka resmi oleh Plt. Walikota Kendari, Sulkarnain K, Kamis (17/05/2018).
Beberapa tamu undangan juga hadir yaitu KaKandepag Kota Kendari, Dirut Kendari Pos, Pimpinan PT. Sinar Galesong, Kapolsek Poasia, Camat Poasia dan Pimpinan Pondok Pesantren.
Dalam sambutannya, Plt. Walikota Kendari mengapresiasi pelaksanaan Safari Ramadhan tersebut. "Saya mengapresiasi dengan pelaksanaan acara ini yang kita laksanakan diawal ramadhan, semoga ini memberi kesan bahwa jangan sampai masuk bulan suci ramadhan kita cenderung hanya ingin istirahat karena sebagian orang kesannya seperti itu, padahal justru dibulan ramadhan inilah kita tingkatkan prodiktifitas kita, kita tingkatkan kinerja kita karena tidak hanya pahala ibadah saja yang dilipat gandakan, tapi nilai-nilai kinerja aktifitas kita selama itu diniatkan yang dilipat gandakan".
Plt. Walikota Kendari juga tidak lupa menyinggung kasus terorisme yang akhir-akhir ini marak terjadi.
"Kondisi kita hari ini menuntut kita untuk memberi perhatian serius terhadap peningkatan pemahaman keagamaan masyarakat kita, khususnya generasi muda. Karena jangan sampai ekstrim kiri dan ekstrim kanan, karena perintah agama ini Ummatan Wasathan, umat pertengahan yang diminta, bukan yang terlalu kiri, bukan juga terlalu kanan". Ujarnya.
Lebih lanjut Plt. Walikota Kendari menjelaskan apa maksud pemahaman yang terlalu ke kiri dan terlalu ke kanan. "Seperti yang kita lihat beberapa akhir ini, inikan karena salah memahami ajaran agama sehingga nampak terlalu ke kanan seolah merasa yang paling benar, mengklaim definisi kebenaran hanya dirinya sehingga menganggap orang lain keliru. Ini tugas kita yang punya pemahaman pengetahuan untuk meluruskan yang keliru supaya menjadi baik seperti yang kita pahami.
Begitu juga yang lain terlalu ke kiri sehingga jauh dari pengetahuan agama, sehingga menjalani kehidupan dengan pola-pola hedonisme, materialis akhirnya memutuskan antara sesama manusia. Ini yang perlu kita pikirkan bersama, tentu saja ini bukan hanya tugas pemerintah, bukan hanya tugasnya ustad, tapi ini tugas kita bersama" Ungkapnya dengan semangat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini sendiri akan berlangsung selama 4(empat) hari dengan beberapa agenda kegiatan, antara lain Lomba Mengaji (Tilawah), Lomba Da'i Cilik, Lomba Qasidah, Bantuan Sumbangan Uang Tunai untuk pembangunan Masjid dan Bantuan Kitab Suci Al'Quran pada Masjid
Tags :
