Karir Politik Rajiun Akan Berakhir ?

Posted on 15 September 2019 19:46 | Oleh Teropongsultra | Viewer 2150

 


Oleh : Ikhsan Jamal Wakil Direktur LKBHMI PB HMI


Pada dasarnya memang tak ada yang salah jika para politisi mengambil peluang untuk menggapai kuasa kala momentum itu tiba. Karena tanpa power, politisi akan cukup kesulitan untuk mengaplikasikan semua ide dan gagasannya untuk memajukan daerah.

Namun di sisi lain, ada garis etika politik dan norma sosial yang mestinya juga harus diperhatikan oleh para politisi. Bahkan yang bisa dijadikan catatan, perilaku politisi yang mengabaikan kewajiban dan tanggung jawab serta melanggar komitmennya sendiri jangan sampai dijadikan kebiasaan. Karena jika kondisi ini berlanjut, bagaimana nasib kepemimpinan daerah ini kedepan?

Bisa dibayangkan jika semua politisi negeri ini menjadikan rute kekuasaan yang dilakukan Jokowi sebagai rule of model dalam pencapaian karir politik mereka. Nasib daerah yang akan menjadi pertaruhan.

Itu sebabnya, ada baiknya para politisi merenung sejenak untuk tetap menyamakan perilaku dan wicara, tanpa harus mengabaikan tujuan menggapai kuasa. Karena jika itu bisa dilakukan, para politis akan bisa menggamit kuasa dengan cara elegan dan siap menjadi sosok negarawan yang patut menjadi tauladan.

Pada faktanya, Rajiun sampai dengan saat ini masih menjabat sebagai Bupati di Mubar Dan masih mempunyai masa jabatan, entah apa yang menjadi sumber kekuatan rajiun untuk ikut serta dalam berkompetisi di Muna?

Padahal Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) sudah jelas menyatakan Kalau dulu di UU No 8 tahun 2015 masih boleh cuti, sekarang harus mundur.

Berdasarkan rujukan ketentuan tersebut dapat di pastikan bahwa Rajiun harus mundur sebagai bupati Mubar.

Penulis yang Saat ini Sedang melanjutkan pendidikan S2 di universitas Jayabaya. sangat menyayangkan tindakan Yang telah di putuskan oleh Rajiun. Sebab ketika Rajun tidak dapat terpilih sebagai Bupati di Muna, maka penulis memastikan karir politik Rajiun akan berakhir.

 


Disclaimer : Kanal opini adalah media warga. Setiap opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini, maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hakjawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

 

Tags :