Tidak Diberi Izin Jadi Supir THM, Seorang Pelajar Nekat Memanjat Tower Setinggi 42 Meter

Posted on 11 January 2018 17:22 | Oleh Teropong | Viewer 1102

KENDARI, TeropongSultra.id- Aksi percobaan bunuh diri kembali diperlihatkan salah seorang remaja bernama Anjar (18) yang merupakan warga Jl PLN, Lorong Asera, Kota Kendari. 

Pelajar di salah satu SMK Kesehatan Kota Kendari itu nekat memanjat Tower pemancar PT Sulisindo Kreasi Pratama setinggi 42 Meter yang berlokasi di Jalan Rambutan, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Akibat ulah nekat remaja tersebut. Warga disekitar lokasi kejadian pun berbondong-bondong menyaksikan Anjar yang coba melakukan bunuh diri itu.

Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Badan Search And Rescue (Basarnas) Kendari, Jendry P membenarkan hal itu. Ia mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diketahuinya dari salah seorang anggota timnya pada pukul 17.00 Wita. Setelah menerima informasi itu pihaknya pun langsung diberangkatakan menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) beserta perlengkapan lainnya untuk mengevakuasi remaja tersebut.

" Kejadian itu kami ketahui dari akun Media Sosial (Medsos) warga. Saat itu tim kami melihat postingan remaja tersebut yang tengah berada dipincak tower itu. Dari situlah kami langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi remaja itu. Tiba di lokasi beberapa anggota kami langsung menyusul yang bersangkutan ke atas tower dengan perlengkapan tali, dan akhirnya butuh waktu 10 menit remaja itu pun mau turun bersama tim kami, "katanya saat ditemui awak media TeropongSultra.id, Kamis (11/01/2018).

Selain itu, lanjut Kasi Ops Basarnas Kendari. Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihaknya. Ramaja tersebut sebelumnya mengalami masalah dengan keluarganya. Sehingga yang bersangkutan pun melampiaskan kekecewaannya dengan memanjat tower setinggi 42 meter itu.

" Jadi benar, selain sebagai pelajar sekolah remaja ini juga bekerja sebagai supir di Tempat Hiburan Malam (THM) Spazio Kendari. Hanya saja Ayah tiri yang bersangkutan Daeng Anggo, menyuruh si Anjar ini untuk berhenti dari tempat kerjanya itu. Mungkin karena depresi akhirnya dia pun nekat memanjat tower itu untuk mengakhiri hidupnya, dan memang baru kali ini kami menyelamatkan orang diatas tower pemancar. Maka dari itu ketenangan dan kesabaran sangat dibutuhkan dalam evakuasi kali ini"jelasnya.

Setelah berhasil diselamatkan, Anjar yang merupakan anak dari pasangan Daeng Anggo dan Marlina Umar itu, langsung digiring Kepolisian Resort (Polres) Kendari, guna penyelidikan terhadap motif percobaan bunuh diri oleh remaja tersebut.

 

Laporan : Andi Fahrul

Editor     : Kevin

 

 

 

 

Tags :