KOLAKA,TEROPONGSULTRA.ID -Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Kolaka Kembali mempertemukan Mahasiswa (USN) Kolaka, Perusda, serta beberapa perusahaan Tambang diantaranya, PT Toshida, PT. Asia Mineral Mining, serta beberapa instansi terkait guna membahas kembali pelarangan pemuatan ore di jalan Provinsi. 23/5/18
Dalam pertemuan tersebut, perusahaan pertambangan lagi-lagi dituding melanggar kesepakatan bersama yang telah di buat pasca unjuk rasa yang digelar awal mei lalu soal larangan memuat material ore nikel menggunakan Jalan umum
Menurut sejumlah mahasiswa, pihak perusahaan tidak mengindakan kesepakatan bersama yang telah di sepakati beberapa pekan lalu terkait larangan pemuatan matrial ore menggunakan jalan provinsi.
Untuk meyakinkan Mahasiswa, dalam pertemuan tersebut, perwakilan PT Toshida memperlihatkan Video singkat. dimana, Video yang menjadi bukti visual bahwa perusahaanya tidak melakukan kesalahan selama beraktivitas.
Abdul Kadir Ndoasa, SH selaku Humas PT Toshida mengatakan, tudingan mahasiswa kalau perusahaan masih menggunakan jalan provinsi merupakan kesalahan tehknis semata.
Menurutnya, Logo PT. Toshida disalah satu Dumtruck yang pernah digunakan tidak sempat dicabut. kemudian, mobil tersebut digunakan perusahaan lain, saat melakukan houling
Pihak perusahaan juga sangat menyayangkan tanpa meneliti lebih jauh, para Mahasiswa langsung mengklaim bahwa PT. Toshida yang menggunakan dumptruck melewati jalan provinsi.
Lebih jauh di jelaskan olehnya secara formal, Investasi ini milik perusahaan, secara materil itu adalah milik Negara, khususnya pemerintah kabupaten kolaka."jelasnya
”Harapan kami pada Stak holder agar fare dalam menyikapi dengan cara mencari Solusi yang terbaik agar investasi bisa berjalan lancar dan untuk kesejahteraan masyarakat.."Harapnya
Di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD kolaka, Syaifullah khalik mengunkapkan rapat yang diadakan hari ini, guna menyikapi aspirasi mahasiswa sehubungan aktivitas pertambangan , "masalah ini menuntut keseriusan DPR Kab.kolaka untuk menyikapi berbagai persoalan yang ada tandasnya.
Laporan : Egan Tetambe
Tags :
