KENDARI, - (TEROPONGSULTRA) Aktivitas pertambangan PT pasirindo di kecamatan morosi kab konawe kini mendapat sorotan pedas tak tanggung tanggung sorotan tersebut datang dari orang nomor satu di dinas energi dan sumberdaya mineral prov sultra
"Secara aturan aktivitas mereka ilegal sebab tidak mengantongi izin sebut buhardiman ST MS yang juga Plt Kadis ESDM Prov Sultra usai menemui massa aksi dari forum mahasiswa anti korupsi sulawesi tenggara (FORMASI SULTRA) selasa 22/10
Seperti diketahui, sebelumnya massa yang tergabung dalam forum mahasiswa anti korupsi sulawesi tenggara menggelar aksi unjuk rasa di kantor dinas ESDM mereka mendesak agar dinas terkait bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polda sultra untuk menghentikan segala aktivitas PT pasirindo di desa besu kecamatan morosi yang dinilai Ilegal
Wisnu saputra SH yang bertindak sebagai ketua umum Formasi saat di temui mengatakan aktivitas mereka saat ini telah merusak kawasan di desa besu kecamatan morosi kab konawe prov sultra apa lagi menurut dia perusahaan tersebut tidak mengantongi izin sama sekali dari dinas ESDM prov sultra.
Selain itu, kata wisnu kasus pertambangan tersebut juga telah berlangsung sejak lama di mana berdasarkan hasil investigasi formasi sultra dia menduga mulusnya peroses penambangan karna adanya back up dari pemerintah kecamatan setempat bersama oknum yang mengatasnamakan diri dari kepolisian.
Adapun hasil pengolaan pasir yang telah tahunan berlangsung ini, ditujukan untuk pembangunan kawasan mega industri virtue dragon nickel industry.
Oleh sebab itu, kami yang tergabung dalam formasi sultra mendesak Polda sultra segera menangkap Direktur PT pasirindo atas aktivitas penambangan pasir ilegal di desa besu kec morosi
Mendesak polda untuk menangkap camat morosi dan oknum anggota kepolisian yang sengaja memback up dan melakukan pembiaran atas aktivitas ilegal mining PT pasirindo
Mendesak Polda Sultra untuk segera menghentikan pertambangan ilegal PT Pasirindo yang telah membawa dampak kerusakan lingkungan di kab konawe
Laporan : TIM
Tags :
