KOLAKA, (TEROPONGSULTRA) Lembaga survey, Jurnal survei Indenpenden (JSI) akhirnya menggeluarkan rilis hasil survey pilkada kabupaten kolaka tahun 2018 jumat 22/6/2018 di hotel sutan raja kolaka.
Hasil Survey tersebut menunjukan posisi pasangan calon nomor urut(2) Asmani arif-Syahrul beddu menempati posisi teratas elektabilitas mencapai 36,6 persen sementara rivalnya, Ahmad Syafey-Muhammad Jayadin dengan elektablitas mencapai 33,4 persen, serta 30,0 persen Ragu-Ragu/Belum Tahu.
Hasil survey menemukan penyabaran basis wilayah pemilih tertinggi masing-masing calon yang berbeda, calon nomor urut dua (2)Asmani Arif-Syahrul beddu, (BERANI-SB) meliputi enam (6) kecamatan Kolaka. Latambaga. Watubangga, Wolo. Iwoimendaa dan toari. Sedangkan calon nomor urut satu (1) H.Ahmad syafey-Muhammad jayadin (sms berjaya). meliputi pomalaa wundulako, samaturu, baula, polinggona, tanggetada.
Survey ini juga mengukur potensi tingkat partisipasi pemilih pilkada kabupaten kolaka Tahun 2018, sekitar 85 persen,demikian pula persepsi tingkat kepuasan publik terhadap kinerja bupati kolaka calon petaha,62,2 persen.namun terdapat trend perilaku.
Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 8 hingga 11 juni 2018. dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi orang dewasa di Kabupaten Kolaka yang berusia 17 tahun atau sudah menikah,pemilih sampel meliputi 12 kecamatan dengan memilih secara random 859 responden pemilih di seluruh kabupaten kolaka.
survey ini mengukur 7 variabel utama,(1) tingkat partisipasi pemilih.(2)faktor yang berpengaruh pada partisipasi pemilih.(3)tingkat kepuasan publik,(4) popularitas.(5)aseptablitas,( 6)elektablitas.(7)potensi kemantapan pilihan (strong voter )dan perubahan pilihan (swing voters).
Direktur jurnal survey independen (JSI) menjelaskan survey tersebut mengunakan metode varibel,dimana tingkat partisipasi pemilih yaitu faktor berpengaruh pada partisipasi pemilih, tingkat kepuasan publik, popularitas, aseptabilitas, elektablitas, serta kemantapan pilihan dan perubahan pilih.
"Ukuran sampel yang di tetapkan jurnal survey independen( JSI).mengacu pada data terbaru tentang daftar pemilih tetap di kpu kolaka.setelah tim survey kami melakukan validasi proporsi besaran sampel unit pada setiap Elek dengan tingkat presisi sampel valid dan dapat di pertangung jawabkan secara metodologis dan ilmiah."jelas sumadi Dilla.
Laporan :Egan Tetambe
Tags :
