KENDARI - (TEROPONGSULTRA) Ratusan Massa yang tergabung dalam TAMALAKI WONUA NDOLAKI mendesak Gubernur Sultra H. Ali Mazi untuk segera mencopot Kadis pendidikan dan kebudayaan Prov Sultra
Desakan pencopotan ini disebakan hilangnya benda benda pusaka peninggalan leluhur suku tolaki dan suku lainnya yang tersimpan di Museum Provinsi Sultra akibat di curi maling
Ketua Tamalaki Wonua Ndolaki Ahmad Baso dalam orasinya mengatakan kasus pencurian benda pusaka peninggalan leluhur suku tolaki yang hilang akibat di curi hanya di jadikan kasus biasa yang hingga saat ini, belum juga tuntas
Padahal kata Baso kejadian pencurian benda pusaka di Museum telah terjadi beberapa kali namun ironisnya tidak ada tindakan hukum yang di lakukan oleh kepala Museum atas raibnya benda bersejarah itu
"Kami menduga pencurian terjadi karena adanya kerja sama pihak Museum dan pelaku untuk memuluskan aksi pencurian itu, ' tegas dia Rabu 10 Maret 2021
Atas kejadian itu, kami kami yang tergabung dalam TAMALAKI Wonua Ndolaki menuntut
Kadis pendidikan dan kebudayaan provinsi sulawesi tenggara untuk bertanggung jawab atas hilangnya benda pusaka peninggalan leluhur suku tolaki
Mendesak Gubernur Sultra untuk segera mencopot kadis pendidikan dan kebudayaan provinsi sulawesi tenggara, dan kepala UPTD museum provinsi sulawesi tenggara karena telah lalai dalam menjalankan tugasnya
Meminta Kepolisian Daerah POLDA SULTRA untuk segera melakukan penangkapan terhadap oknum-oknum perampok benda pusaka peninggalan leluhur suku tolaki
Pantauan Jurnalis teropongsultra.com usai menggelar aksinya, ratusan massa yang tergabung dalam TAMALAKI Wonua Ndolaki kemudian bergegas menuju kantor Gubernur Sultra untuk menggelar aksi serupa
Laporan ; Cr 2
Tags :
