KENDARI - TEROPONGSULTRA.COM - Menyikapi pemberitaan di salah satu media yang berjudul "Musdalub gagal, Plt Ketua DPD Partai Diajukan Mosi Tidak Percaya oleh DPC Partai HANURA se-Sultra, ketua bidang organisasi DPD Partai HANURA Sultra, Asmara yudi lowa angkat bicara.
Saat di hub via whats App nya, yudi mengatakan berita tersebut sontak saja membuat kaget pengurus DPD Partai HANURA Sultra dan pengurus-pengurus DPC Partai HANURA. bagaimana tidak, sebelumnya dalam rapat yang dilangsungkan pada Rabu, 15 Agustus 2018 kemarin, DPC Partai HANURA Se-Sultra telah di sepakati untuk mempertahankan Plt. Ketua DPD Partai HANURA Rudi Juniawan sebelum dilaksanakannya MUSDALUB untuk memilih ketua definitif.
Masih kata dia, dan adapun belum dilaksanakannya MUSDALUB, itu sudah diklarifikasi dalam forum bahwa sementara tertunda dikarenakan masalah pencalegkan yang membutuhkan perhatian lebih sehingga sampai pada tanggal 16 Agustus 2018 kemarin belum dapat terlaksana.
Sebagai Ketua Bidang Organisasi DPD Partai HANURA Sultra, di sini saya menegaskan bahwa berita yang keluar dari media tersebut sangat mencederai Rudi Juniawan dan Fajar Ishak DJ. selaku Plt. Ketua dan Sekretaris DPD Partai HANURA Sultra secara pribadi dan Partai HANURA secara organisasi.
Ia menganggap bahwa berita yang keluar beberapa waktu lalu itu menunjukan sikap inkonsistensi DPC Partai HANURA Kota Kendari terhadap keputusan rapat yang telah mereka sepakati dan tandatangani secara bersama.
DPC Partai HANURA Kota Kendari melalui Wakil Ketuanya itu sangat mencederai Partai HANURA secara organisasi dan pribadi Rudi Juniawan dan Fajar Ishak, seharusnya masalah seperti ini selesai dalam forum bukan malah keluar menjadi opini liar di ranah publik. padahal, mereka (DPC Partai HANURA Kota Kendari) menghadiri rapat beberapa hari lalu dan mereka sepakat dengan hasil rapat tetapi setelah keluar forum malah berbeda” ungkapnya.
Olehnya itu, bahwa Mosi Tidak Percaya yang di layangkan DPC Partai HANURA se-Sultra yang dikatakan Ketua BAPILU Kota Kendari itu hanyalah fitnah.
"Tidak benar ada Mosi Tidak Percaya dari DPC Partai HANURA se-Sultra, itu fitnah yang tidak benar, sebagai Ketua BAPILU harusnya ia fokus untuk memenangkan partai bukan malah merusak partai dengan berita Hoax dan provokasi apalagi sampai di depan publik.
Jelas sekali nafsu mereka (DPC Kota Kendari) dalam menghadapi MUSDALUB kedepan sampai dengan nyata-nyatanya mengatakan bahwa MUSDALUB lebih penting dibandingkan Caleg, hanya karena pragmatisme pribadi sehingga mengesampingkan hak dan kepentingan orang banyak padahal jelas dalam aturan bahwa MUSDALUB dapat dilakukan dalam jangka 3 bulan setelah kekosongan jabatan, "tutupnya "
Laporan : gers
Tags :
